Secara Matematis Marquez Bisa Kalahkan Rossi dan Lorenzo
Marquez secara matematis masih bisa kalahkan Rossi dan Lorenzo.
AALST – Pembalap Tim Suzuki Ecstar,
Maverick Vinales, memberikan komentar terkait peluang yang dimiliki Marc
Marquez untuk mempertahankan gelar juara MotoGP. Vinales menilai rekan
kompatriotnya tersebut masih memiliki peluang untuk menjadi yang terbaik
meski tertinggal 77 poin dari sang pemuncak klasemen, Valentino Rossi.
The Baby Alien –julukan Marquez– mendapat nasib nahas saat membalap di race ke-12 MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu 30 Agustus malam WIB. Mengawali balapan dari pole position, rider berusia 22 tahun gagal menyelesaikan balapan karena terjatuh di lap ke-13.
Akibatnya, perolehan poin Marquez tertinggal jauh dari Rossi dan Jorge Lorenzo. Padahal sebelum mendapat hasil minor di Silverstone, juara dua kali MotoGP itu sukses meraih hasil positif dengan meraih empat podium beruntun dan dua di antaranya berujung dengan kemenangan.
“Masih ada peluang bagi Marquez selama secara matematis peluangnya belum tertutup. Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” jelas Vinales seperti mengutip dari Speedweek, Kamis (2/9/2015).
Karena itu, sisa enam seri musim ini bisa dioptimalkan dengan maksimal oleh Marquez. Sekali saja rider yang menetap di Andorra itu gagal menyelesaikan balapan, peluang mempertahankan gelar praktis sudah tertutup.
The Baby Alien –julukan Marquez– mendapat nasib nahas saat membalap di race ke-12 MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu 30 Agustus malam WIB. Mengawali balapan dari pole position, rider berusia 22 tahun gagal menyelesaikan balapan karena terjatuh di lap ke-13.
Akibatnya, perolehan poin Marquez tertinggal jauh dari Rossi dan Jorge Lorenzo. Padahal sebelum mendapat hasil minor di Silverstone, juara dua kali MotoGP itu sukses meraih hasil positif dengan meraih empat podium beruntun dan dua di antaranya berujung dengan kemenangan.
“Masih ada peluang bagi Marquez selama secara matematis peluangnya belum tertutup. Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” jelas Vinales seperti mengutip dari Speedweek, Kamis (2/9/2015).
Karena itu, sisa enam seri musim ini bisa dioptimalkan dengan maksimal oleh Marquez. Sekali saja rider yang menetap di Andorra itu gagal menyelesaikan balapan, peluang mempertahankan gelar praktis sudah tertutup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar