Penyidik Ketakutan, Mega Korupsi Rp180 Triliun Batal Terungkap

JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Ekonomi
Khusus (Dirtipideksus) Mabes Polri Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak
menyayangkan penyidik Bareskrim yang batal membongkar kasus mega korupsi Rp180 triliun.
Menurut Victor, penundaan itu tak terlepas dari isu pencopotan
Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso. Kasus yang berbeda dengan Pelindo II
itu tak jadi diungkap karena mental para penyidik kepolisian langsung
ciut.
"Polisi berpangkat bintang tiga saja bisa dicopot, apalagi para penyidik. Kita gagal melakukan tindakan karena penyidik sudah jatuh mental," ungkap Victor di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
Padahal, lanjutnya, mental para penyidik sudah bagus sebelum isu pencopotan Kabareskrim itu muncul. Terlebih dengan banyaknya kasus korupsi kelas kakap di Indonesia.
"Kita kan beberapa waktu lalu sudah mendidik penyidik untuk berani, beranilah, banyak korupsi ini, lagi miskin ini ekonomi, lagi lemah karena terlalu banyak korupsi. Mereka sudah semangat begitu kemarin dan ada berita itu, jatuh mental penyidik, siapa sekarang yang mau mengembalikan (mental) ini?,"bebernya.
Jenderal bintang satu itu mengakui sangat mudah untuk mengatakan bahwa polisi ketakutan dengan isu tersebut. Harus disadari bahwa tidak semua polisi sudah senior seperti dirinya.
"Ya kita (saya) enggak takut kalau dicopot, dicopot saja, kan gitu. Tapi yang polisi muda ini bagaimana, takut memang. Dulu polisi menyidik korupsi? 32 tahun polisi ini di bawah kungkungan kekuasaan, yang buat aneh-aneh dipindah, dicopot. Nah itu masih membekas di benak mereka, kita ubah, berhasil. Korupsi dimana-mana ditangkap, tapi dikebiri kemaren, habis kita," tutupnya.
"Polisi berpangkat bintang tiga saja bisa dicopot, apalagi para penyidik. Kita gagal melakukan tindakan karena penyidik sudah jatuh mental," ungkap Victor di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
Padahal, lanjutnya, mental para penyidik sudah bagus sebelum isu pencopotan Kabareskrim itu muncul. Terlebih dengan banyaknya kasus korupsi kelas kakap di Indonesia.
"Kita kan beberapa waktu lalu sudah mendidik penyidik untuk berani, beranilah, banyak korupsi ini, lagi miskin ini ekonomi, lagi lemah karena terlalu banyak korupsi. Mereka sudah semangat begitu kemarin dan ada berita itu, jatuh mental penyidik, siapa sekarang yang mau mengembalikan (mental) ini?,"bebernya.
Jenderal bintang satu itu mengakui sangat mudah untuk mengatakan bahwa polisi ketakutan dengan isu tersebut. Harus disadari bahwa tidak semua polisi sudah senior seperti dirinya.
"Ya kita (saya) enggak takut kalau dicopot, dicopot saja, kan gitu. Tapi yang polisi muda ini bagaimana, takut memang. Dulu polisi menyidik korupsi? 32 tahun polisi ini di bawah kungkungan kekuasaan, yang buat aneh-aneh dipindah, dicopot. Nah itu masih membekas di benak mereka, kita ubah, berhasil. Korupsi dimana-mana ditangkap, tapi dikebiri kemaren, habis kita," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar