Diabetesi Perempuan Muda Berisiko Kena Jantung
Diabetesi muda mudah kena serangan jantung
WANITA muda yang menderita diabetes memiliki risiko
enam kali lipat terkena serangan jantung, penelitian baru telah
memperingatkan. Studi juga menambahkan bahwa perempuan muda yang telah
mengalami serangan jantung ditemukan cenderung memiliki kebiasaan
merokok.
Studi pada 7386 wanita menilai pengaruh faktor risiko insiden serangan jantung (infark miokard atau IM) pada wanita muda dan perbedaan nilainya yang dikaitkan dengan usia. Usia rata-rata pasien MI muda dalam penelitian ini adalah 42 tahun (kisaran 21-45 tahun).
Analisis multivariat menunjukkan bahwa empat dari lima faktor risiko klasik adalah prediktor independen dari MI pada wanita muda.
"Yang terkuat adalah diabetes yang meningkatkan risiko MI enam kali lipat. Arteri hipertensi meningkatkan risiko empat kali. Sementara hiperkolesterolemia meningkatkan risiko tiga kali lipat dan merokok meningkatkan risiko 1,6 kali," kata peneliti dari Institute of Cardiology di Warsawa, Polandia.
Namun, , tidak ada signifikansi statistik untuk obesitas yang diungkapkan dengan indeks massa tubuh (IMT).
Penyakit kardiovaskular mempengaruhi terutama orang tua. Tetapi selama bertahun-tahun, peningkatan kejadian telah diamati pada orang muda juga, terlepas dari jenis kelamin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa kelompok penyakit ini menyebabkan lebih dari 52 persen semua kematian pada wanita, dan jumlahnya terus meningkat.
Studi pada 7386 wanita menilai pengaruh faktor risiko insiden serangan jantung (infark miokard atau IM) pada wanita muda dan perbedaan nilainya yang dikaitkan dengan usia. Usia rata-rata pasien MI muda dalam penelitian ini adalah 42 tahun (kisaran 21-45 tahun).
Analisis multivariat menunjukkan bahwa empat dari lima faktor risiko klasik adalah prediktor independen dari MI pada wanita muda.
"Yang terkuat adalah diabetes yang meningkatkan risiko MI enam kali lipat. Arteri hipertensi meningkatkan risiko empat kali. Sementara hiperkolesterolemia meningkatkan risiko tiga kali lipat dan merokok meningkatkan risiko 1,6 kali," kata peneliti dari Institute of Cardiology di Warsawa, Polandia.
Namun, , tidak ada signifikansi statistik untuk obesitas yang diungkapkan dengan indeks massa tubuh (IMT).
Penyakit kardiovaskular mempengaruhi terutama orang tua. Tetapi selama bertahun-tahun, peningkatan kejadian telah diamati pada orang muda juga, terlepas dari jenis kelamin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa kelompok penyakit ini menyebabkan lebih dari 52 persen semua kematian pada wanita, dan jumlahnya terus meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar